Film From London to Bali

: Film From London to Bali menggambarkan kisah cinta remaja yang harus menyesuaikan diri dengan kehidupan yang berbeda di tempat yang berbeda

Mendengar judul film “From London to Bali,”mungkin akan terlintas dua hal dalam fikiran kita, yakni keindahan kota London dengan segala hingar-bingar kehidupan dunia megapolitan, serta eksotisme kehidupan di wilayah pedesaan Bali. Ya, dua hal kontradiktif tersebut dideskripsikan secara apik pada film toto online produk Starvision Plus ini.

Tentang Film From London to Bali

Film From London to Bali ini disutradarai Angling Sagaran dan Fajar Bustomi, bersama Chand Parwez Servia dan Fiaz Servia sebagai produser. Angling Sagaran sendiri judul berperan sebagai penulis naskah bersama Rahabi Mandra dan Putu Ayu Tiara. Film ini dirilis resmi tanggal 9 Februari 2017 dengan durasi 100 menit. Film ini berlatar belakang 3 kota, yakni Bali, London, dan Jakarta.

Proses syuting film telah dimulai pada bulan April 2016 di Bali. Kemudian, dilanjutkan di Jakarta dan terakhir dilakukan di London, Inggris, yakni sekitar bulan September 2016. Awalnya, judul asli film ini adalah Kuta Cowboy, namun akhirnya diubah setelah melalui beberapa pertimbangan. Adapun beberapa bintang yang ikut andil dalam film ini antara lain:

  • Ricky Harun
  • Nikita Willy
  • Jessica Mila
  • Kevin Julio
  • Gary Iskak
  • Kimberly Ryder
  • Dan beberapa aktor dan aktris ternama lainnya

Tentunya, bukan hal yang asing melihat Nikita Willy dan Ricky Harun bermain di satu film, karena keduanya memang kerap dipertemukan pada sejumlah FTV. Meski tidak kesulitan dalam membangun chemistry, berperan di FTV dan film layar lebar tidaklah sama. Kedua bintang ini tetap harus melakukan penyesuaian terhadap perannya masing-masing.

Synopsis Film From London to Bali

Film ini menggambarkan peran Putu (Nikita Willy) sebagai seorang gadis Bali dan Lukman (Ricky Harun). Putu digambarkan sebagai karakter yang sederhana dan bekerja di sebuah butik. Putu bertemu dengan Lukman dan jatuh cinta kepada laki-laki tersebut. Namun, ia merasa bahwa karakter Lukman belumlah mencerminkan seorang laki-laki yang baik. Ia ingin mengubah Lukman menjadi seseorang yang lebih baik.

Ketika bertemu Putu, Lukman baru saja patah hati karena putus dari Dewi (diperankan Jessica Mila). Keduanya putus karena Dewi melanjutkan studi ke London. Ia mulai mencari pekerjaan secara serabutan untuk mengumpulkan uang agar bisa menyusul Dewi ke London. Kepergiannya ke Bali adalah bagian dari kerja serabutan tersebut. Di Bali, ia bekerja dengan Koboi (diperankan oleh Gary Iskak). Rasa sakitnya mulai terobati setelah bertemu Putu

Sementara itu, Dewi yang sudah berada di London mulai mendapatkan ‘ajaran’ yang berbeda dari salah satu temannya, yakni Suzan (diperankan Kimberly Ryder). Menurutnya, kesetiaan terhadap seorang pria adalah suatu kebodohan. Ia mulai diperkenalkan dengan beberapa teman yang memiliki pendapat yang sama.

Akankah Dewi tetap setia kepada Lukman? Atau Ia akan tergoda pada pria dengan gaya hidup ala Megapolitan? Lalu, mampukah Putu mengubah sikap Lukman? Bagaimana akhir hubungan keduanya? Lalu, bagaimana kehidupan Lukman sebagai Koboi?

Review Film From London to Bali

Film From London to Bali menggambarkan kisah cinta remaja dengan sedikit sentuhan komedi. Diperankan beberapa artis muda berbakat, chemistry antara pemain terbangun dengan baik. Para pemain sukses menyampaikan pesan tentang dua gaya hidup yang berbeda di dua dunia yang berbeda.

Bagi sebagian penonton, tidak banyak kejutan yang didapatkan dari alur cerita. Layaknya cerita remaja, happy ending cerita mudah diprediksi. Selain itu, tidak banyak pesan moral yang disampaikan. Namun, sebagai sutradara yang baru pertama kali menyajikan film bioskop online layar lebar, Angling  Sagaran cukup sukses mengarahkan film ini.